Empat semester sudah aku berjalan dalam koridor
pilihanku. Jurusan Pendidikan Bahasa Arab merupakan sarana aku untuk
mengembangkan seluruh keahlian dan keterampilan bidang berbahasa Arab. Sedih,
letih, senang dan riang sudah aku lakukan dan rasakan dengan dinamika kehidupan
yang beraneka ragam. Mengakibatkan hal itu semua tidak akan berhenti untuk
menggapai mimpi dan merajut prestasi akademik dan non akademik.
Mahasiswa yang sering diacungkan sebagai agent
of change. Membuat diriku terus menggebu dengan jurusan yang dahulu sempat
eksis di Fakultas Humaniora. Kesungguhan dan keuletan dari mahasiswa PBA lain,
menjadikan aku terinspirasi dan termotivasi untuk melakukan hal yang terbaik.
Seperti yang dilakukan oleh kakak-kakak kelas sebelumnya : Mbak Asri, Mas Imam,
Mas Fahmi, Mbak Dina dan lain sebagainya.
Banyak sekali rintangan dan hambatan yang pernah
aku rasakan disini. Singkat kata aku dahulu pernah diajari untuk belajar
mandiri oleh kakak kelas tersebut. Sebuah komunitas yang suci dan bersih selalu
menyelimuti hati ini dia bernama Al Kindy. Yah... aku bernafas disini
dengan sejuta kejutan yang tersaji di dalamnya. Keilmuan yang tidak akan pernah
diperoleh dalam bangku perkuliahan, namun disini aku memperolehnya.
Debat bahasa Arab merupakan salah satu trik
berjitu mahir dalam berbicara bahasa Arab, terkonstruk dalam komunitas ini Al
Kindy. Selama satu tahun lamanya aku berproses di dalamnya. Banyak pengetahuan
dan pengalaman yang terukir dalam sejarah perjalanan aku dan PBA. Semenjak
semester satu aku sudah di doktrin betapa pentingnya mengikuti ajang perlombaan.
Sehingga akupun terdorong untuk melakukannya. Ironisnya, pra lomba perdana yang
aku ikuti ajang Pekan Arobi Universitas Negeri Malang, aku mendapatkan kuliah
non formal KEPBAAN oleh pendiri komunitas ini Mbak Asri. Begitu hitam
dan pahitnya perjalanan semasa beliau mengikuti lomba debat bahasa Arab
khususnya. Dahulu itu memang setiap ada lomba bahasa Arab, surat
undangan/permohonan delegasi tidak tertuju dalam jurusan Pendidikan Bahasa Arab
melainkan jurusan Bahasa dan Sastra Arab tetangga reval dalam satu atap
fakultas. wisudawati 2014 ini.
Secara yuridis legalitas Al Kindy ini dahulu
masih menimbulkan banyak pertanyaan dari berbagai kalangan. Pasalnya dalam
struktur organisasi intra kampus Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa
Arab (HMJ PBA UIN Maliki Malang) tidak ditemukan kaitan antara Al Kindy dengan
HMJ PBA. Sehingga pihak Pengurus Harian HMJ PBA pada masa khidmah 2008-2009
tidak ikut andil bagian penuh. Hal itu mengakibatkan ketidakpahaman dan
ketidaktahuan antara kedua belah pihak yang selalu mengakibatkan pro dan kontra
dalam pengamalannya. Sehingga pihak jurusan dan dekanat fakultas Humaniora,
tidak terlalu memperhatikan kegiatan-kegiatan dalam Al Kindy tersebut.
Beken dan kerenya, perkara itu tidak melunturkan
semangat juang dari mbak Asri. Beliau selalu terkompa jiwanya dengan kobaran
jihad yang membara. Dibuktikan dengan keikutsertaan lomba dengan dana atau uang
sendiri tanpa diketahui dan dibantu oleh birokrat fakultas. Wal hasil tekad
yang kuat itu terbuktikan dengan puluhan piala yang telah di raihnya selama
enam tahun lamanya. Baik tingkat ragional atau nasional. Sungguh luar biasa,
sebuah tauladan yang pantas ditiru bagi kaderisasi Al Kindy yang diacungkan
oleh mahasiswi asal bojonegoro itu.
Berjalannya waktu sejak dini hingga kini, dari
minggu ke minggu, bulan ke bulan dan tahun ke tahun, ‘aib bin al‘uyub yang
dialami kakak kelas ini, terbongkar hingga akarnya dan diketahui oleh jurusan
dan birokrat fakultas. Sehingga ada lampu kuning untuk melegitimasikan
kegiatan-kegiatan Al Kindy dalam setiap minggunya berupa proses latihan debat
bahasa Arab dan puluhan prestasi yang telah dialaminya. Al Ustadz Mubaligh
salah satu dosen yang sangat memperhatikan kegiatan-kegiatan mahasiswa di
jurusan turut andil dalam pengklarifikasian ini semua. Dibuktikan dalam sebuah
forum dosen lintas fakultas Humaniora, beliau mengekspos seluruh kronologi
hitam yang pahit hingga hasil lomba yang suci nan manis. Yang itu semua telah
di lakukan oleh kakak kelas kita terdahulu. Tangkas sekertaris jurusan ini.
Kepengurusan HMJ PBA masa khidmah 2012-2013 yang
dikomandoi oleh Raudhotul Fikri. Akan dimulai penertiban sistim keorganisasian
terkait Al Kindy ini. Karena melihat dan mendengar begitu banyak prestasi yang
di raihnya. Lalu pelegitimasian itu perlahan berjalan yang dibawah devisi
Tarqiyyatut At Tholabah. Fatah Amin selaku Cordinator menegaskan kegiatan
rutinan Al Kindy tetap berjalan seperti biasa dengan latihan yang optimal dan
maksimal. Bedanya Al Kindy dahulu masih disebut ilegal dan sekarang sudah legal
dalam tatanan kepengurusan HMJ PBA. Ungkap mahasiswa asal kudus ini. Dan
alangkah baiknya, pada kegiatan akhir pengurusan Laporan Pertanggung
Jawaban LPJ HMJ PBA serta di lanjuti oleh Musyawarah Senat Mahasiswa (MUSEMA)
fakultas Humaniora. Menetapkan dan melegitimasikan bahwa Al Kindy menjadi Badan
Semi Otonom (BSO Al Kindy) di HMJ PBA.
Status baru, pastinya semangat baru yang dialami
oleh teman-teman Al Kindy. Saat ini kepengurusan HMJ PBA masa khidmah 2013-2014
yang dikomandoi oleh M. Hasan Abdillah memilki dua macam Badan Semi Otonom :
BSO Al Kindy dan BSO El Fatih (Kepenulisan). BSO Al Kindy yang merupakan wadah
mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab. Serta menaungi berbagai
macam cabang lomba berbahasa Arab seperti : Pidato Bahasa Arab, Debat Bahasa
Arab, Menyanyi Bahasa Arab, Olimpiade Bahasa Arab, Musabaqah Tilawatil Qura’an
(MTQ), Kaligrafi, dan lain-lain. Terkemas dalam sebuah sistem yang
terstruktural oleh BSO Al Kindy HMJ PBA.
Awal bulan ini Mei 2014, keluarga besar
Pendidikan Bahasa Arab merasakan sebuah kesyukuran dan kenikamatan yang
mendalam. Pasalnya BSO Al Kindy HMJ PBA perdana kali mendelegasikan
mahasiswanya untuk bersaing lomba tingkat Nasional. Luar biasanya untuk perdana
kalinya jurusan yang baru pindah ke Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK)
ini, mendelegasikan terbanyak pertama kalinya. Mereka berjumlah 12 mahasiswa
plus official yang mampu bersaing maksimal dalam ajang ALF (Al Arobiyah Lil
Funun) di jurusan PBA FITK UIN Syarif Hidayatullah 28 April-3 Mei 2014 M. Wal
hasil, dengan menyebut Bismiliah wal Alhamdulillah delegasi mahasiswa PBA yang
di bawah komando BSO Al Kindy mampu menorehkan sejarah agung dengan tinta
emasnya sebagai JUARA UMUM. Alhamdulillah, semoga ini tidak berhenti di tahun
ini saja, melainkan mampu mempertahankan dan menjadi inspiratif dan semangat
juang bagi regenerasi Al Kindy kedepan. Aamin yaa mujiibassailin.
No comments:
Post a Comment