Antusias mahasantri lain menunggu kehadiran para Muharrik itu sangat aplikatif. Dengan meniup-niupkan alat priwit dihadapan mulutnya. Membuat suasana di sekitar masjid Ulul Albab tanpa menolah-noleh. Semua pandangan kasat mata di sekitarnya, menuju fokus terhadap mahasantri Gaza. Kemudian Priwitpun terus dilakukan dan semakin tinggi volume suaranya. Aksi tersebut, Sambil menyambut kedatangan rombongan motor Musyrif dan Muharrik hadir di Gedung Soeharto UIN Maliki Malang (6/03).
Aksi priwitan ini merupakan momentum pertama bagi kalangan Mahasantri Al Ghazali dan terobosan bagi warga MSAA umumnya. Hal itu merupakan gagasan Mas Gusdur sesaat memberi arahan ketika acara shobahullugah paginya. Memang musyrif seksi kesantrian itu, sikap dan tingkah lakunya selalu membuat hati mahsantri dan musyrif Al Ghazali menggelitik, ceria dan senyum merona jika disampingnya. Akhirnya hal itupun terjadi dengan baik, sukses dan membumingkan gedung terbesar di UIN yang sering disebut sport center itu.
Kobaran semangat yang menjulang tinggi. Diringi dengan pakian kebangsaan mabna-mabna MSAA masing-masing. Mahasantri al ghazali dengan Pdnya memasuki ruangan tamu. Jaket halus kebangsaanya memberikan aroma harum dalam pandangan sekitar. Seiring dengan sajian acara yang sangat spektakuler meriah dan megah. Terselanggaranya acara Pemberdayaan Sumber Daya Muharrik dan Muharrikah masa khidmah 2013-2014.